Separatis Pro-Rusia akan Jaga Jasad Korban MH17 Hingga Tim Internasional Tiba

Separatis Pro-Rusia akan Jaga Jasad Korban MH17 Hingga Tim Internasional Tiba

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 12:58 WIB
Separatis Pro-Rusia akan Jaga Jasad Korban MH17 Hingga Tim Internasional Tiba
Jasad korban MH17 (Reuters)
Kiev -

Separatis pro-Rusia disudutkan dengan tudingan memindahkan dan membawa kabur jasad korban tragedi Malaysia Airlines (MAS) MH17. Namun mereka berdalih berniat menjaga jasad-jasad korban hingga tim ahli internasional tiba di lokasi dan memeriksanya langsung.

Sejumlah pemantau dari tim pemantau Organization for Security and Co-operation (OSCE) yang ada di Ukraina berhasil melihat langsung jasad-jasad yang disimpan di dalam gerbong kereta api tersebut. Pemantau OSCE mendatangi salah satu stasiun setempat, yang berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian.

"Kami berhasil melihat ke dalam gerbong, dan memang ditempatkan di dalam pendingin. Tidak mungkin kami bisa memverifikasi jumlah jasad, tapi ada puluhan dan puluhan jasad lain di sana," tutur juru bicara OSCE, Michael Bociurkiw kepada CNN, Senin (21/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Bociurkiw menyatakan, bahwa jasad tersebut tidak akan dibawa ke lokasi tertentu. "Kami diberi tahu bahwa gerbong-gerbong kereta tersebut akan tetap terparkir hingga ahli-ahli internasional tiba (di lokasi kejadian)," jelas Bociurkiw.

Informasi ini mengklarifikasi laporan media Rusia, RIA Novosti pada Minggu (20/7), yang menyebut bahwa kereta itu akan bergerak ke Donetsk, wilayah Ukraina bagian timur yang dikuasai separatis pro-Rusia.

Kejelasan mengenai jasad korban ini juga disampaikan oleh kepala separatis setempat, Alexander Borodai. Dia menyatakan, kelompok separatis ingin menyerahkan jasad korban tersebut kepada keluarganya.

"Kami mampu dan kami ingin menyerahkan jasad-jasad tersebut kepada keluarganya, tapi tim ahli harus memeriksa jasad tersebut di sini. Ini adalah praktik internasional," tegasnya.

Alasan separatis 'mengamankan' jasad korban MH17 agar tidak jatuh ke tangan otoritas Ukraina. Menurut Borodai, jika jasad korban diserahkan kepada pemerintah Ukraina, ditakutkan akan dijadikan bukti untuk menyalahkan separatis pro-Rusia dalam tragedi MH17.

Tudingan bahwa separatis yang menembak jatuh MAS MH17 telah dibantah berulang kali oleh Borodai. Lebih lanjut, Borodai menjamin keselamatan tim penyidik internasional yang akan bertugas di lokasi kejadian yang dikuasai oleh separatis pro-Rusia.

Namun Dinas Urusan Darurat Ukraina (SES) melaporkan, upaya pencarian jasad korban di wilayah terpencil di Ukraina Timur, yang berjarak 40 kilometer dari perbatasan Rusia, dipersulit oleh separatis setempat. Ratusan personel SES melakukan pencarian korban MH17 di area seluas 34 kilometer persegi. Sejumlah relawan setempat juga turun tangan menyisir ladang gandum yang menjadi dugaan lokasi jatuhan jasad korban dan puing pesawat. Malaysia sendiri mengirimkan dua pesawat kargo besar untuk mengevakuasi jasad korban.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads