Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menyatakan, dua warga negara AS tewas dalam konflik di Gaza. Namun Deplu tidak memberikan keterangan lebih detail.
"Kami bisa konfirmasikan kematian warga AS Max Steinberg dan Sean Carmeli di Gaza," kata juru bicara Jen Psaki dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Los Angeles Times, Carmeli (21) merupakan putra dari pasangan warga Israel yang tumbuh di Texas, AS. Sementara Steinberg (24) tumbuh di California selatan, AS. Kedua pemuda itu merupakan anggota militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) dari unit Brigade Golani.
Sebelumnya militer Israel menyatakan, 13 tentara tewas di wilayah Gaza pada Minggu 20 Juli waktu setempat dalam pertempuran dengan para militan Gaza. Sejauh ini sudah 18 tentara Israel yang tewas sejak operasi darat mulai dilancarkan Israel beberapa hari lalu.
Sejak 8 Juli lalu, Israel telah melancarkan operasi militer di wilayah Gaza. Operasi yang diberi nama "Operation Protective Edge" ini diklaim Israel untuk menghentikan serangan-serangan roket militan Gaza.
Menurut militer Israel, terhitung sejak 8 Juli, para militan Palestina telah menembakkan setidaknya 1.414 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara sebanyak 377 roket berhasil dijatuhkan dengan sistem antirudal canggih milik Israel, Iron Dome.
(ita/ita)











































