"Tidak ada tentara Israel yang diculik dan rumor tersebut tidak benar," tegas Duta Besar Israel untuk PBB, Ron Prosor seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (21/7/2014).
Hal tersebut disampaikan Prosor ketika ditanya wartawan soal kabar penangkapan dan penyanderaan tentara Israel oleh Hamas. Prosor menghadiri sidang darurat Dewan Keamanan PBB terkait konflik Israel-Hamas.
Klaim penangkapan tentara Israel tersebut disampaikan oleh Abu Obeida, juru bicara Brigade Qassam, sayap militer Hamas pada Minggu (20/7) malam. "Tentara Israel Shaul Aaron berada di tangan Brigade Qassam," terang Obeida dalam tayangan televisi setempat.
Obeida kemudian membacakan nomor identitas tentara Israel tersebut. Namun tidak dijelaskan bukti lainnya bahwa tentara Israel tersebut memang berada di tangan Hamas. Penangkapan ini 'dirayakan' dengan sorak sorai disertai tembakan ke udara.
"Dia adalah seorang tahanan dan jika Zionis berbohong tentang korban tewas dan terluka, maka nasib tentara ini adalah tanggung jawab mereka," kata Obeida seperti dikutip CNN.
Sebagian besar media massa Israel mengabaikan klaim Hamas tersebut. Namun otoritas Israel menyatakan akan melakukan pemeriksaan secara mendalam terkait klaim tersebut.
(nvc/ita)











































