Seperti dilansir Reuters, Sabtu (19/7/2014) pasukan Hamas dan tentara Israel terlibat pertempuran sengit di sebuah terowongan tersembunyi. Akibatnya, dua tentara Israel tewas dan empat tentara Israel lainnya terluka parah.
Satu orang Hamas yang menenteng senapan ditangan juga dilaporkan tewas. Sedangkan yang lainnya berhasil berlari kembali ke persembunyian mereka di Gaza.
Israel mengirimkan angkatan daratnya setelah 10 hari terjadi saling serang menggunakan roket. Beberapa usaha yang dilakukan Israel untuk menghentikan serangan roket dari wilayah Palestina selalu gagal, termasuk yang dilakukan angkatan laut. Sehingga, pertempuran darat dianggap paling bisa menjadi solusi untuk menghabisi Hamas.
Salah satu misi dari serangan darat itu adalah menghancurkan semua terowongan rahasia yang biasa digunakan para pasukan Hamas. Selain itu, Israel juga bertekad menghancurkan tempat penyimpanan misil milik Hamas.
Namun, hingga saat ini serangan darat belum bisa melumpuhkan Hamas. Bahkan pasukan Hamas masih bisa menembakkan roket dari wilayah Palestina ke Israel.
(kha/kha)











































