Pemerintah Ukraina menuduh pihak Rusia melakukan aktivitas militer di perbatasan kedua negara. Ukraina mengungkapkan beberapa keterlibatan militer Rusia.
Pihak Kedubes Ukraina di Jakarta lewat rilisnya yang diterima detikcom, Jumat (18/7/2014), menyebutkan kesaksian sejumlah warga kota Gukovo, wilayah Rostov, yang masih berada di wilayah Rusia, yang memposting sebuah video yang memperlihatkan tembakan misil dari arah perbatasan Rusia, pada 16 Juli.
Beberapa ahli kemudian membandingkan video warga dengan peta wilayah setempat. Peta itu menunjukkan lokasi warga yang merekam video dengan lokasi misil Rusia yang ditembakkan. Perbatasan antara Rusia dan Ukraina digambarkan dalam garis batas berwarna kuning di dalam peta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, menurut Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, pada tanggal 16 Juli lalu pesawat militer Rusia ditembak jatuh oleh pesawat Ukraina Su-25 saat melaksanakan tugas di dekat kota Amvrosievka yang masih berada dalam wilayah Ukraina.
Ukrania menuduh Rusia terus mengumpulkan pasukannya di dekat perbatasan kedua negara, tempat Rusia mengumpulkan pasukan dan senjatanya untuk melawan pasukan Ukraina. Namun pihak Rusia membantah keterlibatannya secara langsung di perbatasan.
Siaran pers pihak Ukraina ini dikirim sehari setelah pesawat Malaysia Airlines MH17 diroket di perbatasan Ukraina-Rusia. Kedua negara saling tuding bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat sipil berisi 298 orang itu.
(fiq/nrl)











































