MH17 Jatuh Ditembak Roket di Ukraina, PM Malaysia: Ini Tahun yang Tragis

MH17 Jatuh Ditembak Roket di Ukraina, PM Malaysia: Ini Tahun yang Tragis

- detikNews
Jumat, 18 Jul 2014 08:34 WIB
MH17 Jatuh Ditembak Roket di Ukraina, PM Malaysia: Ini Tahun yang Tragis
Foto: Maxim Ymezev/Reuters
Jakarta - Pesawat Malaysia Airlines MH17 rute Amsterdam-Kuala Lumpur jatuh di perbatasan Ukraina-Rusia akibat ditembak roket. Pemerintah Malaysia menyatakan peristiwa tersebut sebagai kejadian yang tragis dan membuat luka mendalam bagi negaranya.

"Ini adalah hari yang tragis, yang juga menjadi tahun yang tragis Malaysia," ujar Perdana Menteri Malaysia Najib Razak seperti yang dilansir situs resmi Malaysia Airlines, Jumat (18/7/2014).

Najib menyampaikan duka yang mendalam bagi para kru dan penumpang yang ada di dalam pesawat tersebut. Terlebih sebanyak 15 orang kru, termasuk dua pilot merupakan warga negara Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memahami apa yang terjadi, pikiran dan doa kami dengan keluarga dan teman-teman bagi mereka yang ada di penerbangan. Saya tidak bisa membayangkan rasa sakit yang harus mereka lalui saat ini. Penumpang penerbangan dan kru ada dari berbagai negara. Tapi hari ini, terlepas dari kebangsaan, kita semua bersatu dalam kesedihan," ungkapnya.

Najib juga mengatakan, rute penerbangan yang mellintasi wilayah Ukraina tersebut telah dinyatakan aman oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. Meski telah dilaporkan bahwa pesawat tersebut jatuh karena ditembak roket, PM Najib belum mau memastikan penyebabnya. Pihaknya juga telah mengirimkan tim khusus untuk menyelidiki kejadian nahas tersebut.

"Pemerintah Malaysia akan mengirim penerbangan khusus untuk Kiev, membawa bantuan Malaysia khusus bencana dan tim rescue, serta tim medis," katanya.

"Pihak berwenang Ukraina percaya bahwa pesawat itu ditembak jatuh. Pada tahap awal ini, bagaimanapun, Malaysia tidak dapat memastikan penyebab tragedi ini. Tapi kita harus dan kami akan mencari tahu persis apa yang terjadi pada penerbangan ini," tambahnya.

Sebelumnya, pada 8 Maret 2014, Malaysia juga dirundung duka dengan hilangnya Malaysia Airlines MH370. Hingga kini masih belum jelas kabar hilangnya pesawat yang mengangkut 227 penumpang tersebut. Berbagai negara ikut serta untuk mencari keberadaan pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing tersebut.

(jor/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads