Dalam postingnya seperti dikutip dari CNN, Jumat (18/7/2014), Anton menceritakan pesawat yang ditembak sedang melintas terbang dengan ketinggian 10 ribu meter atau hampir 33 ribu kaki. Padahal, pesawat ini sedang menjalani rute penerbangan dari Amsterdam, Belanda ke Kuala Lumpur, Malaysia. Pesawat jenis boieng 777 ini membawa 295 orang termasuk awak dan jatuh di dekat wilayah Donestk, Ukraina bagian timur.
Hal senada diungkapkan Presiden Ukraina Petro Poroshenko kalau jatuhnya pesawat MH17 itu sebagai tindakan 'teroris'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Malaysia Airlines menyatakan kalau pihaknya telah kehilangan kontak dengan Air Control Traffic (ATC) Ukraina. Seperti diberitakan, MH17 jenis Boeing 777 ini terbang dari Amsterdam, Belanda pada pukul 12:15 waktu setempat dan diprediksi tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada pukul 06:10 waktu malaysia di hari berikutnya.
Penerbangan ini membawa 280 penumpang dan 15 kru pesawat. Pesawat naas itu diduga ditembak dengan roket dan semuanya tewas pada Kamis (17/7/2014).
Belum diketahui pihak yang bertanggung jawab terkait penembakan pesawat sipil dengan total korban meninggal 295 penumpang itu.
(hat/jor)











































