Jakarta - Malaysia Airlines (MAS) dalam keterangan resminya menyatakan pihaknya sudah menerima pemberitahuan dari Air Traffic Control (ATC) Ukraina terkait hilang kontak dengan MAS MH 17. ATC Ukraina mengatakan kehilangan kontak dengan pesawat MH 17 pada 1415 (GMT) atau 30 kilometer dari Tamak waypoint, yang berjarak sekitar 50 kilometer dengan perbatasan Rusia-Ukraina.
MAS MH17 jenis Boeing 777 terbang dari Amsterdam, Belanda pada pukul 12:15 waktu Amsterdam dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada pukul 06:10 waktu malaysia di hari berikutnya.
Penerbangan ini membawa 280 penumpang dan 15 kru pesawat. Berdasarkan informasi dari Reuters, Kamis (17/7) pesawat itu dikabarkan ditembak dengan roket dan semua penumpang tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui pihak yang menembak jatuh pesawat sipil dengan 280 penumpang itu. Dikutip dari reuters, Kamis (17/7/2014) badan pesawat dan kepingannya hancur terbakar saat jatuh ke tanah di Desa Grabovo, dekat perbatasan Rusia-Ukraina. Wilayah itu adalah area pemberontak Ukraina Pro Rusia.
(jor/ndr)