Pertemuan itu diadakan seiring Israel dan kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza, setuju untuk melakukan gencatan senjata singkat demi alasan kemanusiaan. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (17/7/2014).
Sebelumnya di Kairo pada Rabu, 16 Juli, Presiden Abbas telah bertemu dengan wakil pemimpin Hamas Mussa Abu Marzuq.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di pihak Israel, sejauh ini satu warga sipil tewas pada Selasa, 15 Juli lalu dalam serangan roket dari Gaza yang jatuh ke wilayah dekat perbatasan Erez. Setidaknya, empat warga Israel lainnya mengalami luka-luka serius akibat serangan roket dari Gaza.
Israel mengklaim operasi yang dimulai sejak 8 Juli lalu dan diberi nama Operation Protective Edge ini, dimaksudkan untuk menghentikan serangan-serangan roket yang dilancarkan kelompok Hamas dari Gaza ke wilayah Israel.
Menurut militer Israel, terhitung sejak 8 Juli lalu, para militan Palestina telah menembakkan lebih dari 1.000 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara Israel telah membombardir setidaknya 1.750 target di Jalur Gaza.
(ita/ita)











































