"Pagi ini pasukan kami berhasil menggagalkan serangan teror," tutur juru bicara militer Israel, Letkol Peter Lerner kepada para wartawan seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (17/7/2014).
Dikatakan Lerner, 13 militan muncul dari sebuah terowongan yang berada di perbatasan Gaza selatan. Ketika dipergoki pasukan Israel, para militan tersebut tengah mengarah menuju Sufa kibbutz, kawasan pemukiman kecil yang berjarak sekitar satu kilometer dari terowongan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lerner, belum ada detail mengenai korban luka-luka ataupun ada tidaknya korban jiwa lainnya.
Sejauh ini, lebih dari 200 warga Palestina di Gaza tewas akibat operasi militer Israel, yang dimulai sejak Selasa (8/7) lalu. Israel mengklaim operasi yang diberi nama Operation Protective Edge ini, dimaksudkan untuk menghentikan serangan-serangan roket yang dilancarkan kelompok Hamas dari Gaza ke wilayah Israel.
Menurut militer Israel, terhitung sejak 8 Juli lalu, para militan Palestina telah menembakkan hampir 1.000 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara Israel telah melancarkan setidaknya 1.500 kali serangan udara terhadap target-target di Jalur Gaza.
(ita/ita)











































