Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (17/7/2014), sekelompok militan melepas tembakan dengan senjata otomatis dan granat berpeluncur roket, setelah menyerbu sebuah gedung yang sedang dibangun di areal bandara.
Serangan ini dimulai pada sekitar pukul 04.30 waktu setempat. Menurut kementerian, sejauh ini belum ada laporan mengenai jatuhnya korban.
"Situasi akan bisa terkendali tak lama lagi," tutur Jenderal Ayub Salangi, Wakil Menteri Dalam Negeri Afghan seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (17/7/2014).
Akibat serangan ini, penerbangan-penerbangan sipil dari bandara internasional tersebut telah ditunda. Bandara ini terletak di dekat pangkalan militer yang dikelola pasukan multinasional International Security Assistance Force (ISAF) yang dipimpin NATO.
Saat ini, sejumlah helikopter militer ISAF dan Afghanistan terus berputar-putar di atas kawasan bandara. Serangan militan ini terjadi setelah aksi bom bunuh diri di pasar yang ramai di Provinsi Paktika, Afghan tenggara pada Selasa, 15 Juli. Puluhan orang tewas dalam serangan bom tersebut.
(ita/ita)











































