Jumlah korban jiwa bertambah akibat topan ganas yang menerjang Filipina. Sejauh ini, setidaknya 38 orang telah tewas. Sementara jutaan orang di ibukota Manila dan wilayah lainnya mengalami pemadaman listrik.
Usai menerjang Manila, Topan Rammasun tersebut kini telah bergerak menuju wilayah China selatan. Topan ini telah menyebabkan jalan-jalan di Manila dipenuhi pohon-pohon dan tiang-tiang listrik yang bertumbangan. Para petugas listrik saat ini terus berupaya untuk menghidupkan aliran listrik.
Kepala badan penanggulangan bencana, National Disaster Risk Reduction and Management Council, Alexander Pama mengatakan, sejauh ini tercatat 38 orang tewas akibat topan ini. Namun dikatakannya, korban jiwa masih bisa bertambah karena banyak laporan tentang korban yang terus masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan bahwa lima orang hingga kini belum ditemukan dan tujuh orang mengalami luka-luka.
Topan ini menerjang wilayah Filippina timur pada Selasa, 15 Juli sebelum kemudian melintasi Pulau Luzon. Setelah itu topan ini bergerak menuju Laut China Selatan pada Rabu, 16 Juli kemarin.
(ita/ita)










































