Bom bunuh diri meledak di pasar yang ramai di wilayah Afghanistan bagian tenggara. Ledakan dahsyat ini menewaskan sedikitnya 89 orang dan melukai puluhan orang lainnya.
Sebuah truk yang membawa banyak bahan peledak memasuki area pasar di distrik Urgun, Provinsi Paktika dan tiba-tiba meledak pada Selasa (15/7) waktu setempat. Saksi mata menuturkan, ledakan yang terjadi sangat besar.
Sejumlah mobil dan toko yang ada di kompleks pasar tersebut hancur akibat ledakan ini. Demikian seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (16/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas setempat mengkhawatirkan jumlah korban tewas akan terus bertambah. "Jumlah korban bisa saja bertambah," tutur juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Jenderal Zahir Azimi, seperti dilansir Reuters.
Sedangkan kantor Presiden Hamid Karzai dalam pernyataannya menyebutkan, jumlah korban jiwa tersebut termasuk 6 anak-anak dan seorang imam masjid setempat. Sedangkan sebanyak 67 orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.
Secara terpisah, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi menyebutkan, ledakan bom terjadi ketika polisi berusaha menghentikan truk berisi peledak tersebut untuk memasuki kompleks pasar.
Wilayah Paktika berbatasan langsung dengan wilayah konflik Pakistan, termasuk juga wilayah North Waziristan yang sering menjadi lokasi pertempuran militer Pakistan dengan militan setempat. Ratusan anggota militan tersebut diyakini menyeberang secara ilegal ke wilayah perbatasan Afghanistan. (nvc/ita)











































