Israel Segera Adili 3 Ekstremis Yahudi Pembunuh Remaja Palestina

Israel Segera Adili 3 Ekstremis Yahudi Pembunuh Remaja Palestina

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2014 16:19 WIB
Israel Segera Adili 3 Ekstremis Yahudi Pembunuh Remaja Palestina
Ilustrasi
Yerusalem -

Otoritas Israel akan segera mengadili tiga orang ekstremis Yahudi dalam kasus pembunuhan brutal remaja Palestina. Kasus ini secara tidak langsung menjadi salah satu pemicu berkobarnya kembali konflik Israel-Hamas di Gaza.

Menurut pernyataan pengadilan Petah Tikvah, seperti dilansir AFP, Selasa (15/7/2014), ketiga pelaku, yakni seorang pria berusia 29 tahun dan dua remaja laki-laki berusia 17 tahun dijerat dakwaan berlapis. Mulai dari dakwaan pembunuhan, kemudian dakwaan penculikan dengan niat membunuh, dakwaan pembakaran dan percobaan pembakaran.

"Semuanya dilakukan dengan dasar rasis-nasionalistik," demikian keterangan kepolisian setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Remaja Palestina yang bernama Mohammed Abu Khder (16) diculik dari wilayah Yerusalem Timur pada 2 Juli dan kemudian dibakar hidup-hidup oleh sekelompok ekstremis Yahudi. Diduga kuat, aksi keji tersebut merupakan balasan atas penculikan dan pembunuhan 3 remaja Israel yang terjadi lebih dulu.

Kasus ini memicu aksi protes besar-besaran di Yerusalem Timur yang semakin meluas ke wilayah yang diduduki Israel, dengan warga setempat terlibat bentrokan dengan polisi Israel setelah melempari mereka dengan batu.

Dalam pernyataannya, kepolisian Israel menyatakan, ketiga pelaku telah mengakui perbuatannya dan mereka telah melakukan rekonstruksi kasus ini bersama polisi. Sebelumnya kepolisian Israel menangkap 6 pelaku terkait kasus ini. Namun kemudian tiga orang dibebaskan setelah diyakini tidak terlibat langsung dengan aksi keji terhadap remaja Palestina tersebut.

Dalam keterangan terpisah, agensi keamanan internal Israel, Shin Bet menyebutkan bahwa ketiga pelaku mengaku sengaja membunuh Abu Khder demi membalas dendam atas penculikan dan pembunuhan 3 remaja Israel oleh militan Palestina, bulan lalu.

Menurut Shin Bet, ketiga pelaku semuanya saling mengenal satu sama lain. Awalnya, mereka berencana menculik bocah berusia 8 tahun namun berhasil digagalkan oleh ibu anak tersebut. Akhirnya pelaku memilih Abu Khder sebagai korban.

(nvc/ita)


Berita Terkait