Israel Terima Usulan Mesir Soal Gencatan Senjata dengan Hamas

Israel Terima Usulan Mesir Soal Gencatan Senjata dengan Hamas

- detikNews
Selasa, 15 Jul 2014 14:46 WIB
Israel Terima Usulan Mesir Soal Gencatan Senjata dengan Hamas
kota Rafah usai serangan Israel (Reuters)
Tel Aviv, - Setelah menggelar rapat, kabinet keamanan Israel akhirnya menerima usulan gencatan senjata yang disampaikan Mesir. Keputusan ini disampaikan setelah delapan hari operasi militer yang dilancarkan Israel atas wilayah Gaza.

"Kabinet telah memutuskan untuk menerima usulan Mesir soal gencatan senjata yang dimulai pukul 9 pagi hari ini," kata Ofir Gendelman, juru bicara Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu seperti dilansir AFP, Selasa (15/7/2014).

Beberapa jam sebelumnya, para menteri Israel sengaja menggelar rapat untuk membahas proposal Mesir tentang gencatan senjata dengan Hamas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun berbeda dengan Israel, kelompok Hamas telah lebih dulu menyatakan penolakannya atas tawaran gencatan senjata tersebut.

"Gencatan senjata tanpa tercapainya kesepakatan, akan ditolak. Pada masa perang, Anda tidak bisa begitu saja melakukan gencatan senjata dan kemudian bernegosiasi," cetus juru bicara Hamas, Fawzi Barhum kepada AFP.

Lebih lanjut, Barhum menyatakan, Hamas belum menerima secara langsung tawaran proposal secara resmi dari Mesir. Menurutnya, penghentian serangan Israel di satu sisi, tidak akan berarti banyak setelah kerusakan besar melanda Gaza.

Penolakan terhadap proposal Mesir tersebut juga datang dari sayap pasukan bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam. Dalam pernyataannya, Ezzedine menyebut opsi gencatan senjata sebagai bentuk penyerahan diri.

"Tidak ada pihak resmi maupun tidak resmi yang mendekati kami terkait soal usulan gencatan senjata yang ramai di media... (tapi) jika memang konten dari proposal tersebut benar, maka itu sama saja dengan menyerah dan kami menolaknya dengan tegas," demikian pernyataan Ezzedine.

"Pertempuran kami dengan musuh akan semakin diintensifkan," tegas Ezzedine.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads