Dilaporkan Reuters merujuk pada pernyataan salah seorang pejabat PBB, Minggu (13/7/2014), sekitar 4.000 orang berbondong-bondong berjalan bergerak ke arah selatan.
Pergerakan massal ini sebagai bentuk respon dari selebaran yang disebar pihak Israel, yang intinya memberitahukan bahwa Gaza Utara akan dibombardir. Israel secara khusus meminta warga Palestina meninggalkan wilayah Beit Lahiya 10.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pejabat senior di militer Israel, mengatakan, pihak Tel Aviv akan menggempur Beit Lahiya tanpa ragu-ragu pada Minggu malam.
"Musuh telah membangun infrastruktur roket di antara rumah-rumah. Dia ingin menjebak kami ke dalam suatu serangan yang melukai warga sipil," kata pejabat tersebut.
(fjr/fjr)











































