Pemandangan bawah laut Pulau Mabul menjadi salah satu surga bagi para penyelam. Penembakan sendiri terjadi Sabtu (12/7) malam dan diduga termasuk dalam serangkaian penculikan yang terjadi di pulau yang terletak di tenggara negara bagian Sabah itu.
Kepala keamanan Sabah Timur, Abdul Rashid Harun, menyatakan pelaku bukanlah warga negara Malaysia. "Berasal dari negara tetangga," tuturnya, seperti dilansir AFP, Minggu (13/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka melarikan diri dengan perahu ke perairan negara tetangga. Kami telah meluncurkan operasi keamanan untuk melacak penjahat," tambahnya.
Sementara itu, seorang petugas keamanan yang enggan menyebutkan namanya meyakini jika pelaku berasal dari Pulau Sulu di Filipina.
Menurut Wakil Presiden Asosiasi Malaysia Tour and Travel Tan Kok Liang, ini merupakan tantangan secara terbuka terhadap keamanan Malaysia.
"Saya mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas untuk meningkatkan keamanan. Tentu saja gangguan yang berani seperti itu dan tantangan terang-terangan terhadap keamanan kita akan merugikan, terutama usaha wisata selam yang terkait," ungkap Tan.
(rna/nwk)











































