Penembakan brutal dilaporkan terjadi di Texas, Amerika Serikat. Seorang pria bersenjata melepas tembakan usai terlibat pertikaian domestik. Sedikitnya 6 orang tewas dalam insiden ini, dan tragisnya, sebagian besar korban tewas merupakan anak-anak.
Seorang polisi di Harris County, Ron Hickman menuturkan kepada AFP, Kamis (10/7/2014), pelaku awalnya terlibat pertikaian domestik dengan kerabatnya di wilayah Spring, dekat Houston. Namun tidak diketahui pasti apa penyebab pertikaian tersebut.
Usai melepas tembakan, pelaku melarikan diri dengan menggunakan mobil. Seorang wanita yang ditemukan polisi tergeletak berlumuran darah, memberi tahu arah kaburnya pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi, terang Hickman, polisi juga menemukan empat atau lima anak-anak, yang paling muda diperkirakan berusia 8 tahun, yang tergeletak tak bernyawa. Diduga kuat anak-anak ini merupakan korban penembakan. Kemudian satu orang pria juga ditemukan tewas di lokasi.
Polisi kemudian melakukan pengejaran pelaku yang berlangsung sedikitnya 20 menit, sebelum akhirnya menemukan keberadaan pelaku. "Kami berhasil memojokkannya," tutur Hickman.
Namun pelaku masih bertahan di dalam kendaraannya dengan membawa senjata dan menolak untuk menyerahkan diri ke polisi. Sekitar 1 jam, proses negosiasi berlangsung dengan sekitar 50 polisi mengelilingi kendaraan pelaku, sambil menodongkan senjatanya.
Puluhan mobil patroli kepolisian setempat juga mengamankan lokasi. Bahkan, menurut Hickman, sejumlah truk militer milik SWAT juga dikerahkan di lokasi dan diparkir di depan kendaraan pelaku untuk mencegahnya kabur.
"Pelaku masih bernegosiasi dengan kantor sheriff kami," ucap Hickman kepada AFP.
(nvc/ita)










































