"EU mengecam keras serangan sembarangan ke Israel oleh kelompok-kelompok militan di Jalur Gaza," demikian pernyataan dari kantor kepala kebijakan luar negeri EU, Catherine Ashton seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (9/7/2014).
"EU menyesalkan meningkatnya jumlah korban warga sipil, yang dilaporkan termasuk anak-anak, akibat serangan pembalasan Israel. Keselamatan dan keamanan semua warga sipil sangatlah penting," demikian disampaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok Hamas telah mengklaim menembakkan roket-roket ke Yerusalem, Tel Aviv dan Haifa pada Selasa, 8 Juli. Ini pertama kalinya sejak tahun 2012, para militan Hamas menembakkan roket-roket ke Yerusalem. Serangan roket tersebut kemudian dibalas Israel dengan meningkatkan serangan udara ke wilayah Gaza.
Serangan udara Israel ini tercatat sebagai serangan paling parah di Gaza sejak November 2012 lalu. Sebanyak 24 orang tewas di Gaza, termasuk dua wanita dan lima anak-anak. Militer Israel juga menembak mati empat militan Hamas yang menyamar dan melancarkan serangan di markas militer Israel, tidak jauh dari perbatasan Gaza.
(ita/ita)











































