Ukraina Tolak Negosiasi dengan Pemberontak Jika Tak Letakkan Senjata

Ukraina Tolak Negosiasi dengan Pemberontak Jika Tak Letakkan Senjata

- detikNews
Selasa, 08 Jul 2014 15:50 WIB
Ukraina Tolak Negosiasi dengan Pemberontak Jika Tak Letakkan Senjata
Foto: AFP
Kiev, - Pemerintah Ukraina menolak desakan Eropa untuk mengadakan dialog dengan para pemberontak pro-Rusia. Ukraina baru akan melakukan negosiasi jika para pemberontak meletakkan senjata mereka.

"Sekarang, semua negosiasi hanya mungkin setelah para pemberontak benar-benar meletakkan senjata mereka," tegas Menteri Pertahanan Ukraina Valeriy Geletey dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (8/7/2014).

Pasukan Ukraina telah meraih sejumlah keberhasilan militer sejak akhir pekan lalu, yang memaksa sebagian besar pemberontak mundur ke kota-kota Donetsk dan Lugansk. Presiden Ukraina Petro Poroshenko telah memerintahkan pasukannya untuk memblokade para pemberontak di kedua kota di Ukraina timur dan membuat mereka tak bisa lagi menerima pasokan senjata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Jerman dan Prancis telah memelopori Eropa dalam mengupayakan Ukraina dan pemberontak melakukan negosiasi, guna mencapai kesepakatan soal gencatan senjata baru. Poroshenko telah menghentikan gencatan senjata selama 10 hari pada 1 Juli lalu karena terus terjadinya serangan-serangan pemberontak. Lebih dari 20 tentara Ukraina telah dilaporkan tewas akibat serangan-serangan pemberontak.

Pemerintah Jerman pesimis akan tercapainya solusi militer atas konflik Ukraina ini.

"Bahkan jikapun situasi di Ukraina timur telah bergeser menguntungkan pasukan keamanan Ukraina, tak akan ada resolusi militer yang murni atas konflik ini," tutur Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads