Aksi kekerasan di wilayah Irak yang didalangi oleh para militan setempat masih terus berlangsung. Nahas, serangan militan di Baghdad merenggut nyawa seorang jenderal militer Irak.
Mayor Jenderal Najm Abdullah al-Sudani tewas dalam aksi penembakan dan pengeboman di wilayah Baghdad bagian barat. Demikian seperti disampaikan juru bicara urusan keamanan Perdana Menteri Nuri al-Maliki, Letnan Jenderal Qassem Atta kepada AFP, Selasa (8/7/2014).
Dalam pernyataan resminya, PM Maliki menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya Mayor Jenderal Sudani. "Mati martir di medan pertempuran," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudani tewas di dekat area militer Irak terlibat baku tembak dan pertempuran dengan militan selama sebulan terakhir. Militan telah menguasai kota Fallujah semenjak tentara pemeintah kehilangan kontrol pada Januari lalu.
Sejumlah bagian kota Ramadi juga dikuasai militan. Hingga kini, militer Irak masih gagal untuk mengambil alih kembali kota-kota tersebut. Baru-baru ini, serangan militan di empat provinsi yang ada di wilayah Baghdad bagian utara dan sejumlah wilayah di Anbar, memaksa ratusan ribu orang untuk mengungsi.
Sudani merupakan pejabat senior Irak dan pejabat dengan posisi paling tinggi yang menjadi korban kekerasan militan Sunni semenjak 9 Juni lalu.
(nvc/ita)











































