Ledakan bom ini terjadi di provinsi Fayoum pada Jumat, 4 Juli waktu setempat. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah 9 orang terluka ketika bom kecil meledak di atas sebuah kereta api di kota Alexandria.
Ledakan bom ini terjadi di sebuah peternakan ayam milik anggota senior Ikhwanul Muslimin, Ahmed Arafa Abdel Qadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua dari empat warga Mesir yang tewas itu merupakan anggota Ikhwanul Muslimin. Dua jasad korban lainnya dalam kondisi sedemikian hancur hingga susah dikenali.
Menurut sayap politik Ikhwanul, Partai Kebebasan dan Keadilan, para korban tewas merupakan pendukung Ikhwanul. Disebutkan bahwa ledakan itu terjadi setelah seseorang melemparkan bom ke arah mereka.
Sementara itu di ibukota Kairo, seorang remaja putra berumur 15 tahun tewas terkena tembakan saat bentrokan antara para demonstran Ikhwanul Muslimin dan polisi di kawasan miskin Matariya. Setidaknya tiga orang ditangkap dalam aksi demo tersebut.
(ita/ita)











































