"Para pejuang mujahiddin melakukan operasi-operasi di Mogadishu dengan membunuh beberapa tentara pemerintah murtad," cetus juru bicara Al-Shabaab Abdulaziz Abu Musab seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (1/7/2014).
Diingatkannya, kelompok Al-Shabaab akan terus menyerang para tentara di jalan-jalan dan di pangkalan-pangkalan mereka.
Lima ledakan bom dilaporkan terjadi pada Senin, 30 Juni waktu setempat. Termasuk sebuah ledakan bom di areal pasar ramai yang menewaskan setidaknya dua orang. Saat kejadian, pasar tersebut tengah ramai dengan para pembeli yang sedang membeli makanan untuk berbuka puasa.
Tak lama kemudian, ledakan bom mobil di tempat terpisah menewaskan seorang pejabat pemerintah. Sementara tiga ledakan lainnya di pos-pos pemeriksaan keamanan merenggut nyawa seorang tentara Somalia.
Sebelumnya pada pekan lalu, komandan Al-Shabaab di Mogadishu, Sheikh Ali Mohamed Hussein mengancam, ibukota Somalia itu akan menjadi "garis depan" serangan-serangan kelompok militan tersebut.
(ita/ita)











































