3 Remaja Israel Ditemukan Tewas, Rumah 2 Anggota Hamas Diledakkan

3 Remaja Israel Ditemukan Tewas, Rumah 2 Anggota Hamas Diledakkan

- detikNews
Selasa, 01 Jul 2014 10:49 WIB
3 Remaja Israel Ditemukan Tewas, Rumah 2 Anggota Hamas Diledakkan
Tepi Barat, - Militer Israel menghancurkan dua rumah warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Kedua warga Palestina itu dituding sebagai tersangka utama dalam penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel.

Menurut saksi mata seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (1/7/2014), kedua warga Palestina bernama Marwan Qawasmeh dan Amer Abu Eisheh tersebut merupakan anggota Hamas di kota Hebron. Rumah-rumah kedua pria itu diledakkan oleh pasukan Israel.

Belum diketahui apakah ada korban dalam peledakan yang terjadi Selasa (1/7) dini hari waktu setempat. Namun kedua anggota Hamas tersebut masih terus diburu otoritas Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut kelompok HAM setempat, ini merupakan peledakan pertama yang dilakukan Israel sebagai hukuman sejak militer Israel menghentikan praktik tersebut pada tahun 2005.

Tiga jasad remaja Israel ditemukan di tempat terpencil di Tepi Barat bagian selatan pada Senin, 30 Juni malam waktu setempat. Temuan ini terjadi 17 hari setelah ketiga ABG itu menghilang. Hilangnya ketiga remaja itu telah memicu operasi militer besar-besaran yang dilancarkan Israel. Lima warga Palestina tewas dan lebih dari 400 warga Palestina telah ditangkap dalam operasi tersebut.

Pemerintah Israel menuding kelompok Hamas bertanggung jawab atas penculikan dan pembunuhan tersebut. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan bersumpah bahwa Hamas akan membayar ini semua.

Ketiga remaja Israel berusia belasan tahun itu, salah satunya juga pemegang paspor Amerika Serikat, merupakan pelajar di seminari-seminari Yahudi di Tepi Barat. Mereka dilaporkan diculik pada Kamis, 12 Juni malam lalu dari daerah antara Bethlehem dan Hebron.

Ketiganya diidentifikasi sebagai Gilad Shaer (16) dari kawasan pemukiman Talmon di dekat kota Ramallah, Naftali Frenkel (16) dari Nof Ayalon dan Eyal Ifrach (19) dari Elad, yang berada di wilayah Israel tengah.

(ita/ita)


Berita Terkait