Keji! Gara-gara menolak lamaran seorang pria, seorang gadis di Pakistan dibakar hidup-hidup. Tragis, gadis berusia 18 tahun ini tewas akibat luka bakar yang dideritanya.
Insiden mengenaskan ini terjadi di salah satu desa yang ada di wilayah kota Toba Tek Singh, Provinsi Punjab. Insiden ini terjadi ketika Sidra Shaukat sedang berada di rumahnya seorang diri tanpa kedua orang tuanya pada Sabtu (28/6) waktu setempat.
Tiba-tiba Fayyaz Aslam (22) datang dan masuk ke rumahnya, lalu menuangkan bensin ke sekujur tubuh Sidra dan membakarnya. Kaget dan tidak sempat melakukan perlawanan, Sidra terbakar hidup-hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, Aslam ditangkap polisi setempat dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan. "Pemuda itu mencintainya dan pernah mengajukan lamaran untuk menikahinya, tapi lamaran itu ditolak oleh keluarga korban," terang Akram.
Secara terpisah, ayah korban Shaukat Ali menanggapi kasus keji ini. Shaukat menuding Aslam kerap mengganggu putrinya.
"Dia biasa mengganggu putri saya -- kemarin, dia datang pada sore hari dan mengancam akan melakukan pembalasan mengerikan setelah kami memintanya untuk tidak datang lagi," sebutnya kepada AFP.
(nvc/ita)










































