Bentrokan bersenjata kembali terjadi di wilayah Ukraina bagian timur yang dilanda konflik. Empat tentara Ukraina tewas dan lima tentara lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan dengan kelompok separatis setempat.
Kelompok pemberontak didukung oleh delapan tank Rusia dan peluncur bom mortir. Mereka menyerbu pangkalan militer Ukraina yang ada di dekat Kramatorsk pada Kamis (26/6) malam. Demikian seperti disampaikan oleh seorang analis militer, Dmytro Tymchuk yang juga dikenal dekat dengan militer Ukraina, dan dilansir Reuters, Jumat (27/6/2014).
"Dalam serangan balasan yang dilakukan pasukan pemerintah, satu tank teroris hancur dan satu tank lainnya berhasil diamankan," terang Tymchuk via akun Facebook-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan ini terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata antara pemerintah Ukraina dengan pemberontak setempat, selama seminggu. Otoritas Ukraina melihat, kesepakatan ini banyak dilanggar oleh pemberontak sendiri.
Ditambahkan oleh Tymchuk, bentrokan dengan pemberontak juga terjadi di perbukitan dekat kota Slavyansk dan melukai satu tentara Ukraina. Kemudian terjadi juga di dekat pangkalan militer Ukraina di Artemivsk dan melibatkan tank. Militer Ukraina membalas serangan ini, namun tidak ada korban jiwa.
(nvc/ita)











































