Seorang nenek mengalami serangan jantung ketika tentara-tentara Israel menyerbu rumahnya di wilayah Tepi Barat. Seorang pria Palestina juga terluka akibat tembakan tentara Israel di wilayah tersebut. Insiden ini terjadi saat operasi penangkapan yang terus dilakukan pasukan Israel terkait hilangnya tiga remaja Israel.
Paramedis Palestina menyatakan, pria berumur 44 tahun itu mengalami luka serius akibat terjangan peluru tentara Israel. Ini terjadi saat pria itu mencoba melawan ketika pasukan Israel akan menangkapnya di desa Samuah, Tepi Barat.
Militer Israel mengkonfirmasi insiden tersebut. "Dia dibawa untuk dirawat di rumah sakit Israel," kata juru bicara militer seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (26/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden terpisah, seorang wanita Palestina berusia 65 tahun mengalami serangan jantung ketika pasukan Israel menyerbu rumahnya di kamp pengungsi Arrub. Wanita lanjut usia itu dilarikan ke rumah sakit namun meninggal tak lama kemudian.
Pasukan Israel hari ini menangkap 10 warga Palestina terkait hilangnya ketiga remaja Israel di wilayah Tepi Barat pada 12 Juni lalu. Menurut data militer Israel, sejauh ini sudah 381 warga Palestina yang ditahan selama operasi penangkapan yang telah berlangsung dua pekan.
Pasukan Israel telah menewaskan setidaknya lima warga Palestina selama operasi yang diberi nama Operation Brother's Keeper tersebut. Puluhan orang lainnya luka-luka dalam operasi militer tersebut.
(ita/ita)











































