"Pria-pria bertudung tak dikenal yang memakai seragam militer, menyerang Bu Bugaighis di rumahnya dan menembaki dia," ujar seorang pejabat keamanan Libya seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (26/6/2014).
Wanita itu ditembak beberapa kali dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Dia meninggal tak lama setibanya di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kehilangan kontak dengan dia," tutur anggota keluarga tersebut. Diimbuhkannya, seorang petugas keamanan di rumah koban juga terluka akibat terjangan peluru. Namun kondisinya tidak membahayakan.
Bugaighis yang seorang pengacara itu, memainkan peran aktif dalam revolusi Libya tahun 2011, yang berhasil menggulingkan rezim diktator Muammar Kadhafi. Wanita itu juga merupakan mantan anggota Dewan Transisi Nasional, sayap politik pemberontak antipemerintah Libya.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Deborah Jones menyebut berita kematian Bugaighis "menyedihkan". Lewat akun Twitter miliknya, Jones mengecam "tindakan pengecut, tercela dan memalukan terhadap seorang wanita pemberani dan pahlawan sejati Libya itu".
(ita/ita)











































