Ledakan Bom Guncang Mal di Nigeria, 21 Orang Tewas

Ledakan Bom Guncang Mal di Nigeria, 21 Orang Tewas

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2014 09:57 WIB
Ledakan Bom Guncang Mal di Nigeria, 21 Orang Tewas
Reuters
Abuja - Sebuah bom meledak di pusat perbelanjaan yang ramai di Abuja, Nigeria. Ledakan ini menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai 17 orang lainnya.

Menurut otoritas setempat, National Emergency Management Agency (NEMA) seperti dilansir AFP, Kamis (26/6/2014), ledakan ini mengguncang Emab Plaza yang ada di ibukota Abuja pada Rabu (25/6), sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Saat kejadian, banyak orang sedang berbelanja kebutuhan sehari-hari. Sebagian lainnya hendak berkumpul untuk acara nonton bareng Piala Dunia di mana Nigeria berhadapan dengan Argentina.

"Jumlah korban tewas sekarang mencapai 21 orang, sebanyak 17 orang lainnya luka-luka," jelas juru bicara kepolisian Nigeria, Frank Mba.

Mba menambahkan, polisi telah menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam insiden ini. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut ada berapa orang yang ditangkap.

Juru bicara pemerintahan setempat, Mike Omeri menyebut bahwa ledakan yang melanda pusat perbelanjaan tersebut merupakan serangan bom yang disengaja. Belum diketahui pasti pihak-pihak yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Juru bicara NEMA, Manzo Ezekiel menuturkan kepada AFP, tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kejadian dan telah mengevakuasi sejumlah korban. "Ledakan terjadi pada puncak waktu bisnis," terangnya.

Ezekiel menyatakan, area tersebut sangat sibuk saat ledakan terjadi. Menurutnya, setidaknya ada 40 mobil yang hancur akibat ledakan tersebut. Ledakan terjadi tepat di pintu masuk pusat perbelanjaan.

Sejumlah saksi mata menyebutkan, ledakan sangat kuat hingga menghancurkan banyak kaca jendela hingga ke bangunan yang ada di seberang jalan. "Saya melihat banyak mayat manusia. Beberapa sopir taksi yang parkir di lokasi ledakan tengah menunggu penumpang. Beberapa sopir binasa dengan penumpang mereka," tutur saksi mata bernama Oreoluwa Adeoye yang menjual aksesoris telepon genggam di dekat lokasi kejadian.

"Ini sangat mengerikan. Ada banyak mayat manusia di mana-mana... Beberapa tidak utuh. Petugas keamanan mengevakuasinya dengan tas plastik," ucap seorang konsultan pendidikan, Shuaibu Adamu Baba.

Usai ledakan, polisi dan tentara serta petugas pemadam kebakaran setempat langsung datang ke lokasi. Salah satu tentara yang enggan disebut namanya menuturkan, ada dua terduga pelaku yang berusaha kabur dari lokasi kejadian. Keduanya berhasil diamankan, namun salah satunya yang terkena tembakan ketika hendak kabur, akhirnya tewas akibat luka yang dideritanya.

(nvc/ita)


Berita Terkait