Di antara ketiga jurnalis tersebut termasuk warga Australia bernama Peter Greste. Dia dan Mohamed Fadel Fahmy yang berkebangsaan Mesir-Kanada mendapat vonis 7 tahun penjara. Sementara produser Baher Mohamed mendapat dua vonis yakni 7 tahun penjara dan 3 tahun penjara sehingga total 10 tahun penjara.
Greste, Fahmy dan Mohamed selama ini telah mendekam dalam tahanan selama hampir enam bulan, bersama-sama dengan enam terdakwa lainnya. Demikian diberitakan AFP, Senin (23/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak militer Mesir menggulingkan presiden terpilih Mohamed Morsi pada Juli 2013, otoritas Mesir dibuat geram oleh pemberitaan media Al-Jazeera atas operasi militer terhadap para pendukung Morsi. Otoritas Mesir menganggap Al-Jazeera sebagai suara Qatar dan menuding pemerintah Qatar mendukung Ikhwanul.
(ita/ita)











































