"Semalam, pasukan menahan 37 tersangka dan menggeledah 80 lokasi, khususnya di daerah barat laut kota Hebron, Beit Awwa dan juga di Jenin," ujar juru bicara militer Israel seperti dilansir AFP, Senin (23/6/2014).
Pasukan Israel juga menyerbu tujuh institusi Hamas. Sejauh ini, sudah 361 warga Palestina yang ditahan sejak tiga remaja Israel hilang di Tepi Barat pada 12 Juni lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menuding kelompok Hamas mendalangi penculikan ketiga remaja tersebut. Bahkan Netanyahu bersikeras bahwa pihaknya punya bukti kuat soal keterlibatan Hamas. Dikatakan Netanyahu, bukti kuat tersebut akan segera diungkapkannya ke publik.
Ketiga remaja Israel berusia belasan tahun itu, salah satunya juga pemegang paspor Amerika Serikat, merupakan pelajar di seminari-seminari Yahudi di Tepi Barat. Mereka dilaporkan diculik pada Kamis, 12 Juni malam lalu dari daerah antara Bethlehem dan Hebron.
Ketiganya diidentifikasi sebagai Gilad Shaer (16) dari kawasan pemukiman Talmon di dekat kota Ramallah, Naftali Frenkel (16) dari Nof Ayalon dan Eyal Ifrach (19) dari Elad, yang berada di wilayah Israel tengah.
(ita/ita)











































