Irak Diteror Militan Sunni, Obama Didesak Untuk Bertindak

Irak Diteror Militan Sunni, Obama Didesak Untuk Bertindak

- detikNews
Kamis, 19 Jun 2014 10:49 WIB
Irak Diteror Militan Sunni, Obama Didesak Untuk Bertindak
Foto: AFP
Washington, - Teror militan Sunni tengah menghantui rakyat Irak. Presiden Amerika Serikat Barack Obama dihadapkan pada tuntutan adanya strategi baru AS atas meningkatnya krisis di Irak.

Gedung Putih bersikeras bahwa Obama tidak mengesampingkan permintaan Baghdad agar AS melancarkan serangan udara terhadap para militan. Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda akan dilakukannya kembali aksi militer di negeri itu setelah pasukan AS ditarik dari Irak belum lama ini.

Gedung Putih menyatakan, meski Obama menolak untuk mengirimkan kembali pasukan tempur ke Irak, namun Obama tetap terbuka untuk opsi bantuan militer lain.

"Satu-satunya yang ditolak presiden adalah mengirimkan kembali pasukan ke medan tempur di Irak, namun dia tetap mempertimbangkan opsi-opsi lain," ujar juru bicara Gedung Putih Jay Carney seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/6/2014).

"Upaya tengah dilakukan untuk membantu kami melihat dengan lebih jelas tentang opsi-opsi apa yang ada bagi presiden saat ini," imbuh Carney ketika diminta menjelaskan apakah Obama telah mengesampingkan serangan udara.

Hal senada disampaikan Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam wawancara dengan NBC. "Semua masih dipertimbangkan. Semua opsi masih ada bagi presiden," tandas Kerry.

Opsi-opsi lain yang tengah dipertimbangkan Obama mencakup serangan pesawat tak berawak terhadap para militan Sunni dari kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) tersebut. Juga memberikan pelatihan bagi pasukan pemerintah Irak.


(ita/ita)


Berita Terkait