Kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights menyatakan seperti dilansir AFP, Rabu (18/6/2014), 12 warga sipil tewas dalam serangan udara di kamp yang berlokasi dekat desa Shajara, sebelah selatan ibukota Damaskus.
Menurut organisasi nonpemerintah (NGO) yang berbasis di Inggris itu, di antara 9 bocah yang tewas, yang termuda adalah anak perempuan berumur 4 tahun. Tujuh orang juga terluka dalam serangan udara itu, termasuk 3 di antaranya wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir separuh penduduk Suriah telah meninggalkan rumah-rumah mereka sejak pecahnya aksi-aksi pemberontakan melawan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Bahkan lebih dari tiga juta warga Suriah telah mengungsi ke luar negeri. Pergolakan yang terjadi sejak Maret 2011 itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 100 ribu orang.
(ita/ita)











































