Serangan tersebut dilancarkan di jantung kota Baquba, ibukota provinsi Diyala. Dalam serangan itu, para militan sempat menduduki beberapa kawasan.
Kota Baquba berlokasi sekitar 60 kilometer sebelah utara Baghdad. Ini merupakan kota terdekat ke ibukota Irak yang diserang para militan sejak serangan besar-besaran dilancarkan militan ke wilayah Irak utara pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas kondisi ini, pemerintah Amerika Serikat tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk melancarkan serangan-serangan pesawat tak berawak terhadap para militan ISIL. AS pun telah mengirimkan sekitar 275 personel militernya ke Irak untuk membantu personel AS dan mengamankan kedutaan AS di Baghdad.
Dalam suratnya kepada para pemimpin Kongres AS, Presiden Barack Obama menyatakan pasukan AS tersebut mulai dikirimkan pada Minggu, 15 Juni waktu setempat.
"Dikirimkan untuk maksud melindungi warga dan properti AS, jika diperlukan, dan dipersenjatai untuk bertempur," tulis Obama seperti dilansir kantor berita AFP.
(ita/ita)











































