Boris Kolesnikov merupakan mantan wakil kepala departemen antikorupsi pada Kementerian Dalam Negeri Rusia. Menurut Komite Investigatif, lembaga yang menginterogasinya, insiden ini berawal ketika petugas melepas borgol Kolesnikov ketika dia meminta izin untuk pergi ke toilet di sela-sela interogasi pada Senin (16/6).
"Tiba-tiba dia berlari keluar dari kamar kecil, menabrak salah satu polisi pada bagian kakinya, kemudian dia berlari keluar ke balkon dan melompat ke bawah," demikian keterangan Komite Investigatif seperti dilansir AFP, Selasa (17/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kolesnikov merupakan salah satu dari puluhan pejabat otoritas setempat yang ditangkap pada awal tahun ini terkait kasus korupsi. Oleh aparat setempat, Kolesnikov didakwa menyalahgunakan jabatan dan wewenang yang dimilikinya.
Bersama dengan pejabat lainnya, Kolesnikov didakwa merancang skema di mana para pengusaha akan menawarkan suap sebesar US$ 10 ribu bagi pejabat Federal Security Sevice (FSB) sebagai imbalan atas perlindungan yang diberikan. Praktik semacam ini sebenarnya cukup sering terjadi di Rusia.
Dakwaan yang dijeratkan kepadanya termasuk melakukan tindakan melampaui wewenangnya. Akibat perbuatannya ini, Kolesnikov terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Komite Investigatif menyebutkan, sebelumnya Kolesnikov sempat berupaya bunuh diri ketika hendak ditangkap. Terhitung sudah ada dua kali upaya Kolesnikov untuk mengakhiri hidupnya.
Pengacara Kolesnikov menuturkan kepada media Rusia bahwa bulan lalu, Kolesnikov sempat dirawat di rumah sakit akibat cedera kepala, namun penyebab cedera tersebut tidak diketahui pasti.
(nvc/mok)










































