Dari foto-foto yang diposting di internet, terlihat para militan Sunni tersebut membunuh puluhan tentara Irak yang mereka tangkap. Sementara kelompok ISIL lewat akun Twitter mereka menyebutkan bahwa mereka telah membunuh 1.700 tentara Syiah Irak.
"Klaim ISIL bahwa pihaknya telah membantai 1.700 anggota Angkatan Udara Syiah Irak di Tikrit adalah mengerikan dan merupakan gambaran sejati dari haus darah yang ditunjukkan para teroris ini," cetus juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki.
"Meski kita tak bisa mengkonfirmasi laporan ini, namun salah satu tujuan utama ISIL adalah menebar teror di hati semua warga Irak dan memicu perpecahan sektarian di kalangan rakyatnya," imbuh Psaki seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (16/6/2014).
Atas situasi ini, pemerintah Amerika Serikat akan mengevakuasi sebagian stafnya dari kedutaan AS di Baghdad. Langkah serupa juga diumumkan oleh pemerintah Australia.
ISIS yang juga dikenal sebagai ISIL, merupakan bagian dari kelompok al-Qaeda. Mereka sebelumnya telah mengontrol sebagian besar wilayah di Suriah timur dan Irak bagian barat dan tengah.
(ita/ita)










































