Takeo Nitta dari Hashimoto, prefektur Wakayama meninggalkan beberapa pesan di mesin penjawab telepon wanita tersebut pada November lalu. Bunyi pesan: "Saya menunggu di luar rumahmu. Ayo kita pergi." Demikian seperti diberitakan AFP, Senin (16/6/2014).
Wanita itu pun melapor ke polisi, yang kemudian mengingatkan pria tua tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya. Polisi tercatat dua kali memberikan peringatan tersebut. Namun tingkah Nitta malah kian menjadi. Pada 2 Mei lalu, dia membobol masuk ke rumah si nenek.
Nitta pun ditangkap pada 10 Juni lalu atas dugaan menguntit. Kakek tersebut telah mengakui perbuatannya.
Media Asahi Shimbun memberitakan, Nitta dan si nenek berkenalan ketika wanita itu dirawat di ruang yang sama dengan istri Nitta beberapa tahun lalu. Istrinya meninggal tahun lalu.
Belakangan ini, jumlah tindak kriminal yang dilakukan warga lanjut usia di Jepang meningkat. Ini terjadi seiring terus bertambah besarnya proporsi warga lanjut usia di tengah masyarakat Jepang.
(ita/ita)











































