Seperti dilansir AFP, Sabtu (14/6/2014), jam malam yang berlaku mulai tengah malam hingga pukul 04.00 waktu setempat ini, dicabut terhitung sejak Jumat (13/6). Awalnya, jam malam hanya dicabut untuk sejumlah provinsi dan juga tiga area resor terkenal Thailand, yakni Pattaya, Koh Samui dan Phuket.
Junta militer Thailand atau yang secara resmi dikenal sebagai National Council for Peace and Order (NCPO) membatasi kebebasan sipil dengan melarang unjuk rasa di depan publik, menangkapi demonstran, melakukan sensor media dan menginterogasi ratusan tokoh yang mengkritik junta militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Kamis (12/6), otoritas junta militer mengumumkan bahwa warga Thailand bisa melihat seluruh tayangan pertandingan Piala Dunia di televisi yang ada di rumah masing-masing, secara gratis.
Dengan adanya pencabutan jam malam ini, warga Thailand kini bisa menonton pertandingan Piala Dunia di restoran maupun bar tanpa takut ditangkap militer.
"Melihat situasi keseluruhan di sejumlah lokasi telah mereda dan tidak ada tanda kekerasan, untuk mengurangi dampak pada kehidupan publik dan demi mempromosikan wisata, NCPO memerintahkan pencabutan jam malam di setiap wilayah, dengan segera," demikian bunyi pengumuman via televisi setempat.
(nvc/asp)











































