Namun hasil pemeriksaan forensik terhadap jasad wanita berusia 42 tahun tersebut, tidak menemukan adanya bukti pemerkosaan. Demikian seperti disampaikan kepala kepolisian setempat seperti dilansir CNN, Kamis (12/6/2014).
Kendati demikian, otoritas setempat masih melakukan sejumlah tes lainnya terhadap jasad wanita tersebut. Hal ini setelah adanya klaim dari keluarga korban bahwa wanita tersebut merupakan korban pemerkosaan bergiliran dan kemudian dibunuh. Pihak keluarga bahkan menyebutkan ada lima pria yang membunuh korban, termasuk di antaranya saudara ipar korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasad korban ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon yang ada di distrik Bahraich, Uttar Pradesh. Kepolisian setempat enggan menyampaikan banyak informasi mengenai kasus ini.
"Kami tidak banyak memberi komentar soal bagaimana semuanya terjadi hingga penyelidikan kami selesai," terang Kepala Kepolisian Distrik Bahraich, Happy Guptan kepada CNN.
Kasus ini terjadi selang beberapa minggu setelah publik India digegerkan oleh temuan dua jasad remaja putri yang tergantung di pohon mangga di distrik Budaun, yang juga ada di wilayah Uttar Pradesh. Remaja berusia 14 tahun dan 15 tahun tersebut diperkosa dan dibunuh oleh lima pria, yang semuanya telah ditangkap.
Kepada polisi setempat, tiga pelaku di antaranya telah mengakui perbuatannya. Namun para pelaku hanya mengaku bahwa mereka telah memperkosa korban, tidak sampai membunuhnya. Penyelidikan kasus ini masih terus berjalan.
Kasus pemerkosaan lainnya terjadi pada Senin (9/6) lalu, ketika seorang wanita India mengaku telah diperkosa secara bergiliran oleh empat polisi. Parahnya lagi, kejahatan seksual itu terjadi di kantor polisi.
(nvc/ita)











































