Sebenarnya tergolong langka bagi otoritas Kuba untuk mengumumkan rincian informasi semacam ini, mengingat sebagian besar informasi terkait pelanggaran hukum atau tindak kriminal selalu disembunyikan dari publik. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (12/6/2014).
Namun kali ini, Kementerian Dalam Negeri Kuba dalam keterangannya menyebutkan bahwa keempat jasad korban tewas ditemukan di sebuah rumah di Baracoa, Bauta, area pantai yang berjarak 20 kilometer dari ibukota Havana. Temuan keempat jasad ini terjadi pada Selasa, 10 Juni waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak disebutkan lebih lanjut nama keempat korban tewas maupun enam orang yang ditahan terkait kasus ini. Tidak disebutkan juga penyebab kematian empat korban tewas tersebut.
Reformasi imigrasi yang berlaku di negara tersebut sejak Januari 2013, semakin mempermudah warganya untuk bepergian ke luar negeri. Namun masih banyak warga Kuba yang berusaha meninggalkan negaranya secara ilegal lewat jalur laut, karena kesulitan mendapatkan visa atau tidak memiliki uang untuk membeli tiket pesawat ke luar negeri.
Negara bagian Florida di Amerika Serikat merupakan magnet terbesar bagi banyak warga Kuba, karena wilayah pantainya hanya berjarak 160 kilometer saja. Setiap tahunnya, banyak warga Kuba yang mempertaruhkan nyawa mereka demi menyeberang ke Florida. Kebanyakan menggunakan rakit atau kapal seadanya.
Pengumuman soal adanya korban tewas dan penahanan sejumlah orang ini dilakukan setelah sekelompok penari balet asal Kuba membelot ke AS ketika sedang menjalani tur mereka di Puerto Rico.
(nvc/ita)











































