Para diplomat mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (12/6/2014), pertemuan tertutup tersebut akan dimulai pada Kamis pukul 11.30 waktu setempat.
Sebelumnya, Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan komunitas internasional untuk bersatu mendukung Irak yang tengah menghadapi "tantangan keamanan serius."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menguasai Mosul, para militan ISIL juga melancarkan serangan ke wilayah-wilayah Irak lainnya. Akibatnya, sekitar 500 ribu warga Irak telah meninggalkan rumah-rumah mereka. Bahkan kini para militan terus bergerak mendekati ibukota Baghdad.
Sekjen Ban mengecam keras peningkatan kekerasan di Irak tersebut. Ban juga menyerukan pembebasan segera 49 warga Turki yang diculik dari konsulat mereka di Mosul, termasuk sang konjen dan beberapa staf.
"Sekjen meminta komunitas internasional untuk mengirimkan pesan jelas bahwa tindakan para teroris tak bisa diterima dan mereka yang bertanggung jawab harus diadili," kata juru bicara Ban.
(ita/ita)











































