Kota Mosul Dikuasai Militan, 500 Ribu Warga Irak Kabur

Kota Mosul Dikuasai Militan, 500 Ribu Warga Irak Kabur

- detikNews
Rabu, 11 Jun 2014 16:32 WIB
Kota Mosul Dikuasai Militan, 500 Ribu Warga Irak Kabur
Foto: AFP
Baghdad, - Sekitar 500 ribu warga Irak meninggalkan rumah-rumah mereka di kota Mosul setelah kelompok jihadis menguasai kota terbesar kedua di Irak itu. Warga kabur karena mengkhawatirkan akan meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut.

Demikian disampaikan Organisasi Internasional untuk Migrasi atau International Organization for Migration (IOM) seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/6/2014).

Menurut IOM, pertempuran antara pasukan Irak dan para militan Islamic State of Iraq and the Levant di Mosul telah menimbulkan banyak korban jiwa warga sipil. Namun tidak disebutkan jumlah korban tewas persisnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejumlah masjid telah diubah menjadi klinik-klinik untuk merawat para korban," demikian disampaikan IOM.

Kota Mosul yang mayoritas penduduknya warga Sunni, berada sekitar 350 kilometer sebelah utara ibukota Baghdad. Kota ini telah lama menjadi basis militan dan merupakan salah satu wilayah paling berbahaya di Irak.

Pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan pada Selasa, 10 Juni, kota Mosul telah berada di tangan para militan yang menyerbu kota tersebut dan terlibat pertempuran dengan para tentara Irak. Dikatakannya, para tentara di kota tersebut telah kabur meninggalkan pos-pos mereka setelah melepaskan seragam militer mereka.

Seorang pejabat militer setempat mengatakan, pasukan Irak di Mosul bertempur melawan ratusan militan dari kelompok jihadis Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) sejak Senin, 9 Juni malam waktu setempat. Unit-unit militer kemudian mundur dari bagian timur kota tersebut menuju bagian barat Mosul, sebelum akhirnya meninggalkan kota tersebut. Maka jadilah kini para militan menguasai Mosul.

Kota Mosul merupakan kota kedua di Irak yang kini berada di bawah kendali para militan. Sebelumnya pada Januari lalu, pemerintah Irak juga kehilangan kendali atas kota Fallujah, yang berada tak jauh dari ibukota Baghdad.



(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini