Aktivis Anti-Mubarak di Mesir Divonis 15 Tahun Penjara

Aktivis Anti-Mubarak di Mesir Divonis 15 Tahun Penjara

- detikNews
Rabu, 11 Jun 2014 15:55 WIB
Aktivis Anti-Mubarak di Mesir Divonis 15 Tahun Penjara
Ilustrasi
Kairo -

Pengadilan Mesir memvonis aktivis anti-Mubarak dengan hukuman 15 tahun penjara. Aktivis ini dinyatakan bersalah melanggar aturan soal unjuk rasa dan sejumlah dakwaan lainnya.

Abdel Fattah menjadi simbol perlawanan terhadap Presiden Hosni Mubarak pada tahun 2011 lalu. Sebanyak 24 orang lainnya juga dijatuhi vonis 15 tahun penjara atas dakwaan yang sama.

Putusan pengadilan ini dijatuhkan selang 3 hari setelah mantan panglima militer Mesir, Abdel Fattah al-Sisi dilantik sebagai Presiden Mesir yang baru. Demikian seperti disampaikan pengacara terdakwa dan dilansir Reuters, Rabu (11/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al-Sisi menduduki kursi presiden Mesir setelah menggulingkan Mohamed Morsi dalam kudeta pada tahun 2013 lalu. Sejak Morsi lengser, aparat keamanan Mesir memburu anggota Ikhwanul Muslimin yang menaungi Morsi. Dilaporkan ratusan anggota Ikhwanul Muslimin tewas dan ribuan lainnya ditangkap.

Otoritas Mesir juga menangkapi aktivis sekuler seperti Abdel Fattah dengan segala macam tudingan. Sebagian besar dakwaan yang dijeratkan kepada para aktivis adalah pelanggaran aturan larangan unjuk rasa tanpa izin.

Berdasar aturan tersebut, Kementerian Dalam Negeri Mesir memiliki wewenang untuk melarang pertemuan atau perkumpulan lebih dari 10 orang di area publik. Kelompok HAM setempat menyebut aturan ini sangat menindas dan sewenang-wenang.

Negara-negara Barat sudah sejak lama mengungkapkan keprihatinannya terhadap pelanggaran HAM di Mesir. Namun tidak ada tindakan tegas dari mereka terhadap pemerintah Mesir.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads