Otoritas Belarusia yang ada di kawasan Eropa Timur berhasil menggagalkan upaya pembajakan pesawat. Seorang warga negara Georgia ditangkap setelah melontarkan ancaman untuk meledakkan pesawat jika penerbangannya tidak dialihkan ke salah satu negara Eropa.
"Seorang penumpang di dalam pesawat mengirimkan pesan kepada kapten pesawat yang isinya mengancam akan meledakkan pesawat dan menuntut agar penerbangan dialihkan ke sebuah negara Eropa," terang agensi keamanan Belarusia, yang masih dikenal dengan anonim KGB, dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Rabu (11/6/2014).
Pesawat yang membawa 32 penumpang dan empat awak tersebut memiliki rute Kutaisi, Georgia menuju Minsk yang merupakan ibukota Belarusia pada Selasa (10/6) waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil dari negosiasi tersebut, si pelaku sepakat untuk meninggalkan pesawat dan... dengan sukarela menyerahkan diri kepada agen KGB," demikian disampaikan.
Seluruh penumpang serta awak pesawat tersebut kemudian dievakuasi dari pesawat. Penyelidikan atas insiden ini terus dilakukan otoritas setempat.
Sedangkan pelaku yang seorang warga negara Georgia kelahiran tahun 1973, dijerat dakwaan percobaan pembajakan pesawat. Atas dakwaan ini, pelaku terancam hukuman maksimum 7 tahun penjara.
Sementara itu, belum diketahui pasti motif pelaku dalam kasus ini. Tidak disebutkan lebih lanjut ke negara mana pelaku ingin pesawat tersebut dialihkan.
(nvc/ita)











































