Ketujuh orang tersebut bersembunyi dalam fasilitas penyimpanan beku ketika para militan melancarkan serangan pada Minggu, 8 Juni lalu. Namun fasilitas tersebut ikut terbakar saat serangan yang diklaim dilakukan Taliban tersebut.
"Kami telah menemukan tujuh jasad dari fasilitas berpendingin yang terbakar," kata pejabat kesehatan setempat, Dr Sagheer Ahmed kepada para wartawan seperti dilansir AFP, Selasa (10/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden berdarah itu, sebelas petugas keamanan bandara dipastikan tewas. Ditambah dengan seorang personel paramiliter dan seorang polisi serta 14 pekerja sipil. Keseluruhan pelaku penyerangan yang berjumlah 10 orang juga tewas.
Itu merupakan serangan terbesar Taliban di Pakistan sejak dua pengebom bunuh diri meledakkan diri mereka di sebuah gereja di Peshawar tahun lalu. Sebanyak 82 orang tewas dalam peristiwa itu.
(ita/ita)











































