Surat kabar setempat, Times of India dan Hindustan Times melaporkan bahwa Modi telah menerima undangan dari Obama untuk berbicara empat mata di Washington. Demikian seperti dilansir Reuters, Kamis (5/6/2014).
Namun belum ada tanggapan resmi dari pemerintah India maupun dari Kedutaan Besar AS di New Delhi terkait informasi agenda kunjungan ini.
Kedua negara sama-sama tertarik untuk meningkatkan hubungan pada sektor keamanan dan juga ekonomi.
Agenda kunjungan ke AS ini memang belum diumumkan secara resmi. Namun PM Modi tetap akan bertemu dengan Obama di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB mendatang, yang digelar tahunan di New York, AS.
Pada tahun 2005 lalu, Modi pernah ditolak untuk mendapatkan visa ke AS karena saat itu dia dianggap menutup mata atas kerusuhan antimuslim di wilayahnya, yang terjadi 3 tahun sebelumnya. Saat itu, Modi menjabat sebagai kepala menteri Gujarat.
Beberapa saat usai kemenangan mutlak partai oposisi India, Bharatiya Janata Party (BJP) yang menaungi Modi diumumkan pada Mei lalu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki memastikan bahwa Modi tidak akan mendapat masalah saat mengunjungi AS sebagai seorang PM India. Menurut Psaki, Modi akan mendapat visa khusus A-1 yang berhak didapatkan pejabat kepala pemerintahan.
"Perdana Menteri India akan disambut baik di AS," ucap juru bicara Gedung Putih, Jay Carney setelah dinyatakan secara resmi BJP memenangkan pemilu India.
(nvc/ita)











































