Dalam statemennya, Gedung Putih menyatakan, Presiden AS Barack Obama akan berbicara dengan Sisi dalam beberapa hari mendatang.
"Washington menantikan bekerja sama dengan Sisi untuk memajukan kemitraan strategis kita dan banyak kepentingan yang sama-sama dimiliki AS dan Mesir," demikian pernyataan Gedung Putih seperti dilansir AFP, Rabu (4/6/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisi meraih kemenangan mutlak dalam pemilihan yang digelar hampir setahun setelah dirinya menggulingkan presiden terpilih Mohamed Morsi. Mantan pimpinan militer Mesir itu menang dengan perolehan 96,9 persen suara. Sementara pesaingnya, Hamdeen Sabbahi hanya mendapat 3,9 persen suara.
Atas kemenangan pria berumur 59 tahun yang dianggap sebagai penyelamat dalam mengakhiri gejolak politik Mesir ini, beberapa ribu orang merayakannya di Lapangan Tahrir, Kairo usai pengumuman pada Selasa, 3 Juni.
Kembang api dinyalakan dalam perayaan itu, juga banyak dijajakan bendera Mesir dan balon bergambar wajar Sisi. Personel militer dan keamanan tidak melarang orang-orang yang berpesta dengan menari dan menyanyi merayakan kemenangan Sisi.
(ita/ita)











































