NATO Sebut Pemilihan Presiden Suriah Lelucon

NATO Sebut Pemilihan Presiden Suriah Lelucon

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 17:52 WIB
NATO Sebut Pemilihan Presiden Suriah Lelucon
Bashar al-Assad (AFP)
Brussels, - Di tengah konflik berdarah yang terus berlangsung, pemilihan presiden (pilpres) digelar hari Selasa ini di Suriah. Kepala NATO Anders Fogh Rasmussen pun menyebut pilpres tersebut sebagai "lelucon." Alasannya, pemilihan tersebut tidak memenuhi standar internasional.

"Pemilihan presiden Suriah merupakan lelucon," cetus Rasmussen seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/6/2014).

"Itu tidak memenuhi standar internasional untuk pemilihan yang bebas, adil dan transparan dan saya yakin, tak ada sekutu NATO yang akan mengakui hasil dari apa yang disebut pemilihan ini," tutur Rasmussen.

Presiden Suriah Bashar al-Assad diyakini akan memenangkan pemilihan presiden, yang oleh kubu oposisi Suriah juga disebut sebagai "lelucon." Dalam pilpres ini, para lawan politik rezim Assad tidak diikutsertakan. Pilpres pun hanya digelar di wilayah-wilayah yang berada di bawah kendali militer Suriah.

Dalam pilpres ini, Assad bertarung melawan dua kandidat yang nyaris tak pernah terdengar namanya sebelumnya, yakni Maher al-Hajjad dan Hassan al-Nuri.

Pilpres ini berlangsung di tengah perang saudara yang terus berkecamuk di negeri itu. Angkatan Udara Suriah hingga saat ini terus menggempur wilayah-wilayah yang dikuasai pemberontak di Aleppo. Pertempuran ganas antara pasukan dan pemberontak Suriah juga terus terjadi di Hama, Damascus, Idlib dan Daraa.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads