Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov mengingatkan warga di kota Lugansk yang dikuasai pemberontak pro-Rusia, serta kota-kota sekitarnya seperti Kramatorsk dan Krasnyi Lyman untuk tidak keluar rumah. Alasannya, agar tidak membahayakan jiwa mereka.
Hal tersebut disampaikan Avakov di laman Facebook miliknya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/6/2014).
Diimbuhkannya, kontak senjata yang sangat ganas kembali terjadi pada Selasa pagi waktu setempat di kota kecil Semenivka.
Peringatan ini disampaikan Avakov sehari setelah ratusan pemberontak bersenjata menyerang sebuah kamp petugas penjaga perbatasan Ukraina di wilayah Lugansk. Menurut salah seorang pemberontak, lima pemberontak pro-Rusia tewas dalam peristiwa itu. Sementara militer Ukraina melaporkan tak ada korban jiwa di pihaknya.
Kekerasan telah meningkat di Ukraina timur dalam beberapa hari terakhir. Kontak senjata antara para pemberontak pro-Rusia dan pasukan Ukraina terus terjadi di wilayah tersebut. Presiden Ukraina yang baru terpilih, Petro Poroshenko berjanji akan menumpas para separatis tersebut.
(ita/ita)











































