Kabinet ini terdiri dari tokoh politik independen yang mencakup 17 menteri, lima di antaranya dari Gaza. Kabinet ini dikepalai oleh Perdana Menteri (PM) Rami Hamdallah.
Hamas selaku penguasa Gaza, menyambut terbentuknya pemerintahan persatuan nasional bagi seluruh warga Paletina ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelantikan dan pengambilan sumpah para anggota kabinet dilakukan hari ini di kota Ramallah, Tepi Barat. Pemerintahan baru Palestina ini sebagai hasil rekonsiliasi Fatah dan Hamas, yang sangat ditentang Israel.
PM Israel Benjamin Netanyahu telah mengingatkan negara-negara di dunia untuk tidak mengakui pemerintahan baru Palestina tersebut. Ini dicetuskan Netanyahu setelah dua faksi besar Palestina yang selama ini berseberangan, yakni Fatah dan Hamas, bersatu dan menyepakati sebuah pemerintahan koalisi.
Selama ini, Israel dan Barat telah memasukkan Hamas ke dalam organisasi teroris. "Hamas adalah organisasi teroris yang menginginkan kehancuran Israel, jadi komunitas dunia tidak semestinya mendukung mereka," tegas Netanyahu.
(ita/ita)











































